[Fanfic] YOUR LIFE IS MY LIFE ~ Part 3


Author : Novia Kawajaya

 Main Cast : Cho kyuhyun, Yoon Hyeena, Lee Seohyun, Find yourself

 Other Cast : Super Junior member, Tn. cho, Ny. Cho , Find yourself

Genre :Romance, Sad, Happy, dll…

===========================

Annyeong Haseyo ^_^

dimohon RCL ya…

Mianhe, kalau gak bagus,,,

Budayakan RCL  #JK.

Happy Reading ^^

============================

Author POV

“Ah… sial”. Ujar  kyu yang terlihat kesal.

“Gamsahamnida, kamu sudah menyelamatkanku”. Kyu terkejut dengan ucapan pelayan itu. Otak nya terasa akan meledak.

“GAMSAHAMNIDA? Dalam suasana seperti ini, kau masih bisa mengucapkan terima kasih?”

Ucapan kyu sangat menyakitkan hati pelayan itu.

Pelayan itu menundukkan kepalanya, mencoba menahan air mata yang akan menetes.

namun, dia tak dapat menahan tangisan itu. Meneteslah air mata pelayan hingga membasahi pipinya.

Suara isak tangis itu tak henti-hentinya. Air mata yang dia keluarkan bertambah banyak. Perasaan sakit dalam hatinya makin menjadi. Dia tak sadar dia berada dimana sekarang, sehingga kyu mendengar tangisan isak itu.

“Kau ini kenapa? Harusnya aku yang menangis, bukan kau!” ucapan kasar yang keluar dari mulut kyu, menambah tangisan isak itu. Sakit… itulah sekarang yang dia rasakan,.

“Kau ini manusia atau bukan? Apa kau tak sadar? Perkataanmu itu sangatlah kasar. Perempuan manapun akan sakit hatinya apabila kau berkata seperti itu.  Aku ini hanya pelayan resto yang kakinya tak sengaja terkilir. Apakah pelayan sepertiku ini tak boleh berkata seperti itu? Apa aku salah?” cerocos pelayan diselah tangisan isaknya.

Dengan secepat kilat, kyu menjawab

“Anio… kau tidak salah”

“Lalu? Kenapa kau terus memarahi ku?”

Tak banyak yang dapat kyu katakan, dia hanya berkata

“Mianhe…”

Kyu mendekat kepelayan itu.

Tangan kiri kyu bergerak memegangi rambut pelayan dan tangan kanannya mengusap pipi yang dipenuhi air mata pelayan itu.

Dengan perlahan-lahan, kyu mengusap air mata pelayan dengan lembut,

dengan kasih sayang.

Pelayan yang menyadari itu, memegangi tangan kyu dan menarik tangan kyu hingga terlepas dari usapan kasih sayang itu.

“mianhe, membuatmu menangis.”

“hmm…  Kkambak gijeobeorigo iseotseumnida, yeongseohaseyo” ujar pelayan.

“Ne, gwaenchana, masuk sana, nnti managermu marah” perhatian kyu pada pelayan.

“ye…” ucap pelayan sambil berjalan terpincang-pincang ke dalam resto.

Author POV end

Pelayan POV

Seiring berjalannya waktu,

Akhirnya aku telah menyelesaikan pekerjaanku.

Pelayan itu bergegas pulang dengan kaki yang pincang.

“tin…tin…”

suara klakson mobil yang terdengar ditelinga pelayan, membuatnya berjalan lebih kepinggir.

“Yaak… Kau tuli ya? Ayo masuk…”

Suara lantang nan keras itu terdengar dari arah mobil yang mengklaksonku tadi. Tanpa ragu, aku menoleh kebelakang. Kilauan cahaya dari mobil tadi, membuatku tak dapat melihat pengemudi itu.

“hey… kau siapa?” suara lantangku membuat pengemudi itu turun dari mobilnya.

“Hah?”

“kau lupa dengan aku? Aku orang yang kau marahi tadi.” ucap kyu yang iseng.

“Mwo? Bukannya kau evil? Ada apa denganmu? Malam-malam begini keluyuran” ucapku.

“hahahaha…. secepat itu kau melupakan jasaku? Aku ini laki-laki, pantas kan keluar malam-malam? Kau itu, mengapa keluar malam-malam begini?” dengan smirk evilnya, dia bertanya.

“Hey… kalau tidak tau, diam saja. Lagi pula siapa yang keluar malam-malam? Aku kan baru pulang bekerja. Dasar sok tau!” jawabku.

“hah? Malam selarut ini, kau baru pulang ? pekerjaan apa itu? Tak bisakah cari pekerjaan yang pulang nya tidak malam? Kamu kan yeoja?” ucap kyu dengan PD nya.

“Apa urusanmu? Aku yang bekerja, yang penting pekerjaan ini halal,

Sudahlah, aku tak bisa pulang jika kau terus bertanya. Bye.. see you” ucapan ku mengakhiri obrolan kami, dengan kaki pincangku, aku mencoba melangkah.

“i…i…ikutlah denganku”

Langkahku terhenti oleh ucapan kyu. Aku mematung ditempat itu, tanpa sepatah katapun.

“Yak…. hey.. hey… turunkan aku, aku bukan anak kecil”

Kyu menggendongku masuk kedalam mobilnya. Dia memakaikan sabuk pengaman mobil dengan tangannya, kemudian masuk kedalam mobil dan mengendarainya. Tak ada satu katapun yang dapat kuucapkan padanya. Dari kata kasar yang dia ucapkan padaku, ternyata mempunyai hati yang baik

“Dimana rumahmu?” ucap kyu yang membuka pembicaraan.

“Dimana saja!.”

“Hey… kau ini! Aku ini berniat baik. Kau malah bicara begitu, jadi dimana rumahmu?”

“Rumah kontrak donghye 861-1 Block A”

“Huft~ berarti dekat sini kn?”

“Itu tau~ makanya jangan gendong-gendong,  Sok tau sih”

“Kamu ini kenapa, judes sekali, aku ini berniat baik”

“Ne.. Ne…  Ne… gamsahamnida~, gitu kn?

“Ihh… untuk kamu yeoja, kalau bukan,…”

Omongan kyu terpotong oleh gadis pelayan itu.

“Kalau bukan emangnya kenapa? Mau mukul? Atau mau nampar?”

“Sudah..sudah.. jangan sampai kesabaran kuhabis, tuh udah nyampe”

Setelah mendengar ucapan kyu, pelayan itu turun dari mobil kyu perlahan-lahan, namun tangan pelayan itu ditarik oleh kyuhyun.

“Bruukk…” kepala pelayan itu tersantuk jok mobil kyu.

“Hey… kau!!! Dasar tidak tau terima kasih, setidaknya kau bilang terima kasih sebelum keluar” gumam kyu yang sedikit kasar.

“Emangnya  perlu ya? Gamsahamnida, Gamsahamnida untuk kepalaku yang benjol karena kau,Evil-a”

“Hahaha… keluar sana”

“Huu…bisa ketawa aja”

Pelayan keluar dengan kekesalan nya. Tiba-tiba, Kyu menarik tangan gadis pelayan itu lagi.

“Bruukk…”

“Ya… kau tak puas membuat kepalaku ini benjol *menunjukkan kepala* ? kau mau apa lagi?” cetusku.

“Aku… Aku hanya ingin tau namamu?”

“Naega?”

“Ne J ” *evil smile*

“Naneun Hyeena imnida”

“Hyeena-sshi, Apa mau kubantu?”

“Hah? Bantu? Sejak kapan kau mau bantu? Hmm~Anio, aku bisa sendiri”

“Aigoo…. berbuat baik sedikit saja tidak boleh, sudah pergi sana!”

Secepatnya, aku meninggalkan crazy namja itu, aku bisa stress lama-lama berada didekatnya. Denyut dari kepalaku yang benjol sudah hilang. Tak kusangka bisa secepat ini.

Aku pun terus berjalan masuk kerumahku tanpa menoleh kebelakang. Hari ini sudah cukup penderitaaan nya.

Pelayan POV end

Kyuhyun POV

“Trililit…Trililit…” *Suara HP*

“Hp? *Mengambil HP* tidak bunyi, lalu bunyi nya dari mana?” aku mengarahkan kepalaku dikursi sebelahku.

“Tas? Tas siapa?” aku membuka tas itu dan menemukan bunyi nya.

“Ya., dari sini, Mengapa dia bisa meninggalkan tasnya?” ucap ku.

Aku pun keluar dengan membawa tas itu. Aku ragu mau memanggilnya atau tidak. Akhirnya kuputuskan untuk memanggilnya.

“Hyeena….” teriak ku.

“HYEENA…. HYENA-SSHI” Teriak ku lagi.

Kupusatkan mataku ke pintu kayu yang sedikit rapuh. Perlahan-lahan, pintu itu terbuka.

“HAH?” teriakku dalam hati.

Betapa Shock nya aku ketika melihat namja tampan dibalik pintu itu. Sekarang Rasa heran telah  menghantuiku.

Kyuhyun POV End

TBC

Thanks for Visit! Please Give your comment! ^o^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s